Suleten: Sekumpulan Puisi
$39
$49.92
Suleten: Sekumpulan Puisi adalah kumpulan sajak yang merekam denyut kehidupan di ruang-ruang yang sering terpinggirkan yakni pesisir, tambak, sungai, dan permukiman yang tumbuh di antara limbah, mitos, dan ingatan kolektif. Buku ini menghadirkan puisi-puisi yang berbicara tentang relasi manusia dengan alam, lingkungan yang terluka, serta perubahan sosial yang berlangsung senyap namun terus menggerus. Melalui judul-judul seperti Kali Perbatasan, Masyarakat Sampah, Mikroplastik, Eceng Gondok, hingga Surat Sungai kepada Negara, penyair mengajak pembaca menyelami persoalan ekologis dan kemanusiaan yang saling bertaut. Alam dalam puisi-puisi ini tidak hadir sebagai latar semata, melainkan sebagai subjek yang bernapas, mengeluh, dan menuntut untuk didengar. Sungai, tambak, ikan, dan buaya menjadi saksi sekaligus simbol atas kehidupan yang terdesak oleh pembangunan, limbah, dan ketimpangan. Di sisi lain, buku ini juga merekam wajah-wajah manusia—Pak Faishol, Cak Mukid, Orang-Orang Tambak Oso—yang hidup berdampingan dengan realitas keras, mitos lokal, dan kenangan masa lalu. Puisi-puisi dalam Suleten bergerak antara realisme sosial dan imajinasi, antara kritik dan lirisme, menghadirkan suara-suara kecil yang kerap terabaikan. Suleten bukan sekadar kumpulan puisi, melainkan catatan kultural dan ekologis tentang sebuah ruang, sebuah zaman, dan pergulatan manusia untuk tetap bermakna di tengah perubahan yang tak selalu ramah.
Sastra